A GLIMPSE OF MY THOUGHT blogging My Simple Life

Kenapa Buat Blog

Setelah lama berdebat dengan diri sendiri, akhirnya saya memutuskan untuk membuat sebuah blog. Blog ini akan berisi segala hal yang saya pikir harus saya tuliskan atau bagikan. Apa yang akan saya tuliskan dan bagikan?

Pertanyaan itu muncul berkali-kali. Membuat saya bimbang. Tulisan saya tidak bagus. Pengetahuan saya tidak luas. Saya tidak punya uang dan nyali untuk membuat tulisan-tulisan perjalanan. Buku yang saya baca bukan buku-buku mahal, populer, dan (mungkin) menarik. Saya memang sangat rendah diri.

Saat anda membaca tulisan ini, mungkin anda berpikir “Penulis ini punya pikiran yang rumit, kusut, dan tidak jelas”. Bila demikian, saya setuju. Saya memang suka berpikir tentang banyak hal. Saya bahkan merasa isi kepala saya seperti benang-benang kusut yang susah untuk diuraikan lagi.

Belakangan, saya menemukan fakta bahwa berbicara dengan orang lain membuat pikiran saya yang kusut mulai menjadi rapi. Ketika berbincang dengan teman-teman saya, tanggapan dan pertanyaan mereka justru membuat pikiran saya menjadi lebih simple dan rapi. Meskipun awalnya saya menjawabnya dengan pelan dan kacau, lambat laun jawaban saya menjadi beralur, rapi dan jelas. Namun, saya tentu saja tidak bisa berkumpul atau bertemu teman-teman saya secara rutin. Dan saya juga tidak ingin selalu membebani orang lain dengan curhat-curhat saya.

Saya terpikir sebuah ide, yakni saya menulis di blog selama setahun ke depan (coba setahun dulu). Saya akan menuliskan hal-hal yang masih tertimbun di otak saya selama ini. Saya akan mengeluarkan mereka satu per satu dan merapikannya di blog ini. Ibarat lemari pakaian, saya akan mengeluarkan isi pakaian-pakaian terlebih dahulu, melipatnya, kemudian setelah semua terlipat rapi saya akan memasukkan pakaian-pakaian tadi ke dalam lemari lagi. Tentu bukan dengan asal memasukkannya saja, melainkan dengan sudah terlebih dahulu membaginya ke dalam kategori-kategori pakaian, sehingga saya akan lebih mudah nantinya menemukan pakaian yang saya cari tanpa menghancurkan atau merusak tatanan pakaian dalam lemari. Kurang lebih seperti itu.

Saya mendapat inspirasi atau ide semacam ini dari “Modern Family” season 7 episode 8 “Clean Out Your Junk Drawer”. Serial drama yang belakang saya tonton berulang kali. Memang metode yang ditampilkan di drama itu dan yang saya aplikasikan berbeda. Saya juga paham akan berbeda rasanya berbicara atau berdiskusi langsung bersama teman-teman dibandingkan dengan menulis di blog. Apalagi sebagai blogger pemula, blog ini masih sepi pembaca. Akan minim tanggapan dan komentar, tentu saja. Tetapi itu bukan masalah, karena sebenarnya saya membutuhkan proses saya menulis dan mengisi blog ini.

Saya berjanji, sesekali saya akan membagikan pula informasi-informasi yang kiranya juga bisa membantu anda (agar blog ini tidak berisi curhat semua). Namanya juga usaha, ya. Semoga saja usaha saya ini membuahkan hasil. Terima kasih.

 

Salam,

 

Bunga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.